//
you're reading...
Sumber Belajar

Kinerja Guru dalam Memanfaatkan Sumber Belajar di SMA Negeri se-kota Batam.

ABSTRAK:

Sumber belajar merupakan salah satu komponen dari sistem pembelajaran di sekolah. Pengamatan awal di beberapa sekolah masih ditemukan hanya guru saja yang menjadi sumber belajar, sementara sumber belajar yang lain belum termanfaatkan. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran seberapa besar kinerja guru SMA Negeri se-Kota Batam dalam memanfaatkan sumber belajar, dilihat dari sisi memanfaatkan pesan (message), manusia (people), bahan (materials), peralatan (device), teknik/ metode (technique) dan lingkungan (setting) sebagai sumber belajar.

Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif yang bersifat deskriptif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah guru-guru SMA Negeri se-kota Batam dengan jumlah guru 129 orang. Teknik dan alat pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kuisioner dengan menyebarkan angket, dan teknik analisis data menggunakan teknik persentase.

Hasil penelitian terungkap bahwa kinerja guru SMA Negeri se-kota Batam dalam memanfaatkan sumber belajar mencapai 60,23 % dengan kategori kurang baik. Ini menandakan belum optimalnya pemanfaatan sumber belajar oleh guru SMA Negeri se-kota Batam, sementara pemanfaatan bahan (materials), dan peralatan (devices) baru mencapai 52 % dengan kategori gagal/ tidak berhasil.

 

A. Kesimpulan

Hasil penelitian yang dilakukan mengenai kinerja guru dalam memanfaatkan sumber belajar di SMA Negeri se-kota Batam dalam melaksanakan tugasnya yang meliputi pemanfaatan pesan (message), manusia (people), bahan (materials), peralatan (device), teknik/ metode (technique) dan, lingkungan (setting) menunjukkan :

1.      Kinerja guru SMA Negeri se-kota Batam dalam memanfaatkan sumber belajar, berada pada kategori kurang baik, dengan persentase 60,23 %.

2.      Kinerja guru SMA Negeri se-kota Batam dalam memanfaatkan pesan (message), berada pada kategori cukup baik, dengan persentase 69 %.

3.      Kinerja guru SMA Negeri se-kota Batam dalam memanfaatkan manusia (people), berada pada kategori cukup baik, dengan persentase 67%.

4.      Kinerja guru SMA Negeri se-kota Batam dalam memanfaatkan bahan (materials), berada pada kategori gagal/ tidak berhasil, dengan persentase 53 %.

5.      Kinerja guru SMA Negeri se-kota Batam dalam memanfaatkan peralatan (device), berada  pada   kategori   gagal/  tidak berhasil,  dengan persentase

52 %.

6.      Kinerja guru SMA Negeri se-kota Batam dalam memanfaatkan teknik/ metode (technique), berada pada kategori cukup baik, dengan persentase 69 %.

7.      Kinerja guru SMA Negeri se-kota Batam dalam memanfaatkan lingkungan (setting), berada pada kategori kurang baik, dengan persentase 58 %.

 

B. Saran

Berdasarkan uraian yang sudah dipaparkan dalam pembahasan hasil penelitian dan kesimpulan di atas, maka beberapa saran yang dapat diajukan adalah :

1.      Dalam pengemasan pesan, perlu diperhatikan bagaimana pengemasan pesan secara baik, dengan isi pesan yang sederhana, cukup jelas, lengkap dan mudah disimak maknanya.

2.      Pemanfaatan pesan (messages) perlu disajikan melalui digital library, hal ini menyesuaikan dengan berbagai perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) yang berkembang dewasa ini, disamping memperkaya isis adari pesan tersebut.

3.      Guru perlu sesekali mendatangkan narasumber ahli sesuai dengan bahasan pelajaran, hal ini dapat membuka wawasan dan motivasi tersendiri bagi siswa untuk menyimak, apabila tokohnya merupakan beberapa tokoh yang sukses.

4.      Pemanfaatan media sederhana masih belum dapat tergantikan dengan perkembangan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (ICT), disamping biaya pengadaannya yang cukup mahal. Sehingga guru masih dapat menggunakan media sederhana yang lebih bervariasi lagi.

5.      Guru perlu mengetahui berbagai teknik/metode yang berkembang dalam dunia pendidikan saat ini, sehingga guru dapat menggunakan teknik/ metode dan pendekatan yang bervariasi dan sesuai dengan karakteristik siswa.

6.      Mengingat upaya peningkatan mutu pendidik dan tenaga pendidikan, diperlukan adanya sebuah kelembagaan yang dapat mendukung upaya tersebut dalam rangka mencapai pendidikan yang berkualitas, khususnya di kota Batam dan Provinsi Kepulauan Riau pada umumnya.

7.      Kota Batam merupakan sebuah kota yang terus bergerak menuju Lokomotif Perekonomian Nasional, disamping visi utama untuk menjadikan kota Batam sebagai Bandar Dunia Madani. Keberagaman kultur, lingkungan sosial, ekonomi dan industri dapat langsung dimanfaatkan sebagai sumber belajar.

8.      Optimalisai 20% APBD untuk Anggaran Pendidikan dapat menunjang berbagai kebutuhan sumber belajar disekolah, terlebih upaya dalam membentuk pusat sumber belajar sendiri di Sekolah, khususnya SMA negeri yang ada di kota Batam.

9.      Mengingat pentingnya keberadaan sumber belajar, diharapkan adanya penelitian lebih lanjut yang dapat dilakukan oleh rekan-rekan mahasiswa kependidikan, praktisi maupun pemerhati pendidikan lainnya dengan tidak mengulangi keterbatasan penelitian yang ada dalam skripsi ini.

About forumsejawat

http://id-id.facebook.com/baitur.r.isman

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: