//
you're reading...
Manajemen Pendidikan, Pendidikan, Teknologi Pendidikan

Upaya Peningkatan Kualitas Pendidik dan Tenaga Kependidikan

Tulisan ini berdasarkan pendapat Raka Joni dalam Samana (1994 : 51 dan 85), menyebutkan bahwa pihak-pihak yang bertanggung jawab terhadap mutu guru adalah banyak pihak, yaitu calon guru yang bersangkutan, guru calon guru (dosen LPTK), Kurikulum LPTK (pihak pengembang dan pengambil kebijakan kurikuler sehubungan dengan pendidikan calon guru), pemakai tenaga guru (sekolah negeri dengan jajaran hierarki vertikalnya dan yayasan penyelenggara pendidikan sekolah swasta), organisasi profesi, dan secara tidak langsung adalah masyarakat pada umumnya.

Sehingga berdasarkan konsep diatas, penulis mencoba menjabarkan usaha tersebut dengan menggunaka ide-ide pengembangan yang diusulkan beberapa ahli, sejalan dengan amanat yang terkandung dalam UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan PP No. 19 Tahun 2005. Terkait dengan usaha penyiapan dan pengembangan tenaga guru yang dilakukan oleh pihak perguruan tinggi/ LPTK, Pemerintah, lembaga satuan pendidikan dalam hal ini pendidikan dasar berupa Manajemen Berbasis Sekolah, hingga usaha yang mesti dilakukan oleh seorang guru dalam upaya pengembagan kemampuannya dalam proses kegiatan belajar mengajar berupa penelitian tindakan kelas.

Diharapkan dari penulisan ini, akan mengingatkan kembali suatu usaha yang saling terkait dan berkesinambungan pelaksanaannya, sebagai upaya pengembangan mutu tenaga guru dalam peningkatan mutu pendidik dan tenaga pendidikan pada umumnya.

A. KESIMPULAN

Upaya pengembangan tenaga guru merupakan sebuah upaya yang kompleks dan saling terkait antara satu dengan lainnya. Pada taraf perguruan tinggi terlebih dahulu melalui usaha pengembangan tenaga dosen yang merupakan bagian dari pengembangan kelembagaan (institutional development), meliputi sebagian dari pengembangan personal berupa pengembangan kesejahteraan, pengembangan profesional terkait dengan pengembangan instruksional, pengembangan organisasi berupa pengembangan saran, pengembangan karier, dan pengembangan masyarakat.

Upaya terus berlanjut pada pelaksanan proses pembelajaran dilingkup perguruan tinggi/ LPTK yang sangat terkait dengan kurikulum yang diterapkan di perguruan tinggi/ LPTK tersebut. Setelah lulus dan mengabdi dalam suatu lembaga satuan pendidikan dasar nantinya, upaya pengembangan beralih pada sistem yang diterapkan dilembag tersebut melalui Manajemen Berbasis Sekolah.

Partisipasi aktif dari setiap elemen masyarakat dalam implementasi Manajemen Berbasis Sekolah diharapkan dapat menjadi suatu upaya pengembangan tenaga dosen kearah profesionalismenya. Seiring dengan usaha sadar yang dapat dilakukan oleh guru dalam proses kegiatan belajarnya melalui sebuah penelitian tindakan kelas.

B. SARAN

Berdasarkan dari beberapa kesimpulan diatas, penulis menyarankan kepada kita semua, bahwa :

  1. Kita mesti menyadari bahwa upaya pengembangan guru merupakan sebuah tanggung jawab bersama antara kelembagaan, pemerintah, guru pribadi dan masyarakat secara umumnya.
  2. Upaya pengembangan yang berkesinambungan merupakan kunci bagi pengembangan tenaga guru, khususnya sekolah dasar yang merupakan pendidik dibaris depan yang mendasari upaya pendidikan lanjutan bagi peserta didik.
  3. Pemerintah diharapkan dapat konsisten dalam melaksanakan upaya-upaya pengembangan sejalan dengan amanat UU Sisdiknas dan PP mengenai Standar  Nasional Pendidikan.
  4. Perguruan tinggi/ LPTK diharapkan lebih siap lagi dalam upaya peningkatan dan pengembangan tenaga guru, khususnya perguruan tinggi/ LPTK yang dipilih oleh pemerintah.
  5. Kepala sekolah diharapkan bisa menjadi teladan, pembimbing, motivator bagi guru maupun personil sekolah lainnya dan masyarakat pada umumnya. Sehingga tercipta suasana sekolah yang kondusif bagi pelaksanaan kegiatan belajar mengajar.
  6. Bagi guru, diharapkan tetap memperhatikan dan mengembangkan kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional dalam menjalankan tugas di kelas nantinya.
  7. Guru diharapkan mendalami konsep perkembangan peserta didik, dan senantiasa menyadari bahwa pendidikan merupakan upaya membimbing dan mengeluarkan potensi yang telah dikaruniakan Allah SWT kepadanya, dalam mencapai tujuan pendidikan nasional.
  8. Bagi penulis dan pembaca diharapkan dapat terus mengkaji berbagai konsep dan perkembangan yang terkait upaya pengembangan tenaga guru, maupun upaya yang dilakukan terhadap siswa sekolah dasar yang sangat potensial.

REFERENSI

Mawardi Effendi. (2006). Komitmen Universitas Negeri Padang sebagai Lembaga Sertifikasi. Disampaikan pada seminar nasional pendidikan mengenai UU Guru dan Dosen. Bukittinggi, 16 Mei 2006.

Mulyasa. (2004). Manajemen Berbasis Sekolah. Rosda: Bandung.

Nana Syaodih Sukmadinata. (2003). Landasan Psikologi Proses Pendidikan. Rosda: Bandung.

Paul suparno. (2006). Filsafat Kontruktivisme dalam Pendidikan. Kanisius: Yogyakarta.

Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan.

Samana. (2003). Supervisi Pendidikan. Kanisius: Yogyakarta.

Suharsimi Arikunto, Suhardjono,dan Supardi. (2007). Penelitian Tindakan Kelas. Bumi Aksara: Jakarta.

Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Yusuf Hadi Miarso. (2004). Menyemai Benih Teknologi Pendidikan. Kencana: Jakarta.

About forumsejawat

http://id-id.facebook.com/baitur.r.isman

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: